Kamis, 11 Februari 2010

KECANDUAN FACEBOOK; tugas 1

Seperti yang kita ketahui saat ini kita tidak dapat lepas dengan yang namanya Facebook. Dari anak-anak sampai orang dewasa mengenal bahkan menggunakannya.
Disini saya akan mengulas sedikit tentang awal mula munculnya Facebook.

Facebook atau yang sering juga disingakt dengan Fb adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS).

Saya mengakui Facebook mampu menarik hati orang yang melihatnya. Bahkan ada orang rela melalaikan pekerjaannya karena keasyikan mengganti status di Fb. Saya pernah di mintai tolong oleh seorang anak siswi SMP yang ingin membuat foto profilnya, waktu itu kebetulan saya berada pada warnet yang sama. Anak itu bersama dengan saudara perempuannya yang masih SD . saya mencoba untuk membantu., awalnya saya pikir mereka ingin memindahkan foto mereka sendiri tapi ternyata mereka ingin memindahkan foto orang lain yang mereka cari di Google kedalam foto profil mereka. Saya benar-benar tidak menyangka mereka berani bahkan mampu memiliki pemikiran yang demikian. Hanya karena ingin orang lain menganggap mereka dewasa dan cantik mereka mau melakukan itu.
ada sebagian anak-anak yang sembunyi-sembunyi menggunakan Fb, mereka takut ketahuan orang tuanya karena akan di marahi kalau menggunakan Fb. Tapi mereka tidak ingin ketingglan dengan teman-teman mereka dan tidak ingin dianggap atau di cap sebagai orang yang ketinggalan jaman karena itulah mereka tetap membuka Fb walaupn dengan cara sembunyi-sembunyi.

Sebenarnya Fb tidak sepenuhnya berdampak buruk, sekarang tergantung pada penggunanya bagaimana cara mereka menggunakan dan memanfaatkan situs yang sangat menarik ini. Ada juga anak tetangga saya yang berbohong ingin mengerjakan tugas di warnet padahal ia mengerjakan tugas sambil membuka Fb. Saya merasa kasihan kasihan pada orangtua mereka karena mereka telah dibohongi oleh anak mereka sendiri padahal mereka mengira anak mereka sedang bersungguh-sungguh belajar tapi ternyata tidak. Sebenarnya orang tua harus menjadi fasilitator anak-anaknya sebab keluarga merupakan tempat peletakkan dasar-dasar kepribadian anak selanjutnya. Orang tua tidak perlu melarang anaknya membuka Fb karena bagaimanapun anak-anak memilki rasa keingintahuan yang tinggi, semakin dilarang mereka akan semakin giat melakukannya.
Banyak dari antara kita yang kecanduan Fb dan tak bisa terlepas darinya. Jika sehari saja tidak up date status rasanya seperti kehilangan seperuh jiwannya. Fb juga seringkali secara tidak langsung mampu membuat orang menjadi narsis. Yang dulunya orang tersebut tidak suka berfoto sekarang selalu ingin di foto dan cepat-cepat di masukkan ke dalam Fb agar di lihat orang lain dan di komentari.
Saya akui dulu awal-awal saya punya Fb saya merasa kecanduan, ada hasrat ingin selalu buka Fb kalau tidak dari computer dari handphone.
Saya rela jika pulsa saya habis yang penting saya bisa buka Fb dan meng-update status. Saya sering dimarahi mama saya karena gara-gara buka Fb saya jadi melalaikan tugas saya. Entah kenapa saya sangat senang membaca status orang dan mengomentarinya walaupun sebenarnya komentar-komentar itu adalah komentar yang tidak penting.
Sekarang saya tidak lagi demikian karena semakin lama saya merasa bosan apalagi kalau tidak ada teman yang mau di ajak untuk saling memberikan komentar.

Ada beberapa fasilitas menggunakan Fb, yang pertama fasilitis menulis status. Di kolom ini kita cukup menuliskan apa yang sedang kita kerjakan atau bahkan mengutip kata-kata mutiara. Dari sini, biasanya ada yang menanggapi. Maka dari status bisa berkembang menjadi diskusi sahut-sahutan yang hangat.

Fasilitas lain adalah facebook dapat meng-upload foto dengan mudah dari kamera tanpa me-resize atau mengurangi resolusi seperti di blog. Fasilitas ini sangat menolong saya karena saya suka malas mengupload foto kalau harus me-resizenya. Terus, foto ini juga bisa diberi nama, atau istilahnya di-tag sehingga ketika sosok dalam foto di-klik, keluarlah namanya.

Fasilitas lain yang menarik adalah facebook sangat efektif sebagai kartu undangan. Jika kita bermaksud mengadakan sebuah event, kita bisa mengundang teman yang masuk dalam komunitas kita dengan mudah, dan jika mereka berniat hadir atau tidak, konfirmasi dapat diperoleh dengan mudah berikut statistiknya.

Setiap updates dari teman-teman kita, baik berupa perubahan status, ada foto baru, ada notes baru, akan diberitahukan kepada kita lewat NOTIFICATIONS yang juga di-cc-kan ke email kita. Jadi, email kita bisa penuh jika banyak terjadi updates pada teman-teman kita.

Masih banyak lagi fasilitas-fasilitas menarik yang terdapat pada Fb yang dapat kita nikmati untuk menghilangkan rasa jenuh ataupun kebosanan kita. Fb merupakan salah satu bagian dari teknologi yang berkembang cepat dan akan terus berubah.
Teknologi informasi dan komunikasi memang akan terus berkembang dan tak akan berhenti, teknologi informasi dan komunikasi ini memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan. Kita tidak dapat lari ataupun manyangkal bahwa hidup kita selalu di bayangi perubahan yang tak akan pernah berhenti. Hidup kita dapat berhenti tetapi teknologi akan terus mengalami perubahan.
Jadi sudah seharusnya kita menggunakan Fb dengan baik dan tidak menjadi pecandu Fb.


Referensi buku:

Santrock, J.W. (2009). Psikologi Pendidikan (edisi 3). Jakarta: Salemba Humanika
Munir. (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: CV Alfabeta
Mutiarsih, TH.Enik,dkk. (2007). Memahami Psikologi Remaja.Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama

Referensi lainnya:

http://heryazwan.wordpress.com/2008/11/26/kecanduan-facebook/
http://omarinu.blogspot.com/2009/03/sejarah-facebook.html

0 komentar:

Posting Komentar