Menanti datangnya soal ujiannn.. :)
semoga ujian nie dapat diselesaikan dengan baik...
cmangath !!!!!
Teruslah berjalan dan jangan berhenti, berdirilah teguh dan peganglah janji Tuhan.
Menanti datangnya soal ujiannn.. :)
semoga ujian nie dapat diselesaikan dengan baik...
cmangath !!!!!
Untuk melihat laporan proyek kami, silakan klik disini.
Untuk melihat hasil laporan tugas proyek, klik di sini....
Jurnal 1: Analisis permasalahan pendidikan anak usia dini dalam masyarakat Indonesia
Berdasarkan jurnal dengan judul di atas,Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia belum begitu mendapat perhatian lebih.
Masalah ini disebabkan oleh:
Apa yang muncul di benak Anda ketika Anda mambaca 6 huruf diatas? Mungkin ada diantara kita yang mengernyitkan dahinya, atau ada juga yang mengatakan “apaan sich nie?”, atau ada juga yang tersenyum ketika membacanya.
Seperti yang kita ketahui topeng biasanya digunakan untuk menutupi wajah. Kalau dalam kesenian topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Topeng di kesenian daerah umumnya untuk menghormati sesembahan atau memperjelas watak dalam mengiringi kesenian. Tetapi, disini saya tidak akan membahas mengenai sejarah topeng , terbuat dari apa topeng itu ataupun darimana munculnya istilah topeng.
Disini saya akan membahas topeng yang yang sebenarnya sering kita lihat tapi tak terlihat, bentuknya abstrak tapi bisa dirasakan. Maksudnya? Mungkin Anda sedikit bingung dengan pernyataan diatas tapi bagi Anda yang sudah pernah merasakannya pasti langsung dapat memahami.
Tanpa kita sadari sebenarnya banyak orang yang menggunakan topeng di sekitar kita. siapa mereka? Mereka adalah orang-orang yang berusaha menyembunyikan “wajah” asli mereka terhadap orang lain. Kenapa harus disembunyikan? Karena mereka punya alasan tertentu pastinya. Banyak contoh nyata yang dapat kita lihat, misalnya saja si X kita sering melihat dia melakukan hal-hal yang baik, sopan, dan tidak pernah berbuat kasar padahal sebenarnya si X adalah orang yang jahat dan menutupi kejahatannya dengan perbuatan baik yang ia tampilkan. Secara sadar atau tidak si B selama ini telah memakai topeng kebaikan untuk menutupi kejahatannya itu.
Seperti anggota DPR, sebelum mereka duduk di kursi DPR mereka mengumbar-umbar janji kepada rakyat bahwa setelah mereka terpilih mereka akan membela rakyat, melakukan yang terbaik untuk rakyat, apapun untuk rakyat tapi pada kenyataannya janji tinggal janji. Rakyat terabaikan demi kepentingan mereka sendiri, untuk hidupku, keluargaku, dan masa depanku.
Rakyat terlupakan saat kursi itu menjadi milik mereka, rakyat hanya bisa berkomentar dan memberikan pandangan-pandangan mereka tentang kejadian yang terjadi pada anggota DPR saat ini, ada juga yang tak mau ambil pusing karena menurut mereka apapun yang terjadi di DPR bukan urusan mereka. Memikirkan makanan untuk besok saja mereka sudah pusing apalagi memikirkan anggota DPR. Anggota DPR selama ini hanya menggunakan topeng “demi rakyat” untuk mencapai target dan ambisi mereka.
Kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna, tetapi janganlah gunakan topeng untuk menutupi kekurangan kita itu. Lebih baik kita hidup apa adanya, inilah aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku. Jangan karena hanya ingin diakui kita menutupi siapa diri kita sebenarnya dan menjadi orang lain. Biarkan mereka melihat wajahmu, biarkan mereka mengenalmu lebih dalam, karena setiap manusia di ciptakan berbeda-beda dan memiliki keunikan sendiri.
Seperti lagu Peterpan :
Tapi buka dulu topengmu…
Buka dulu topengmu,
Biarku lihat warnamu..
Biarku lihat warnamu..
Setiap manusia memiliki daya tarik yang berbeda jangan iri jika orang lain memperoleh hasil yang lebih baik dari kita karena mungkin itulah bagiannya, kita punya bagian sendiri yang tentunya sangat spesial. Tuhan punya rencana menciptakan kita kedunia ini bahkan sebelum kedua orang tua kita berencana untuk “membuat” kita Tuhan telah berencana terlebih dahulu karena kita telah ditentukanNYA dari semula.
1. Hubungan Psikologi Pendidikan Dengan Media Pembelajaran
Sehubungan dengan proposal proyek pendidikan,klik disini.
Ubiquitous computing (ubicomp) adalah pasca-desktop model interaksi manusia-komputer dalam pengolahan informasi yang telah sepenuhnya terintegrasi ke dalam objek dan aktivitas sehari-hari. Dalam rangka kegiatan biasa, seseorang "menggunakan" komputasi di mana-mana melibatkan banyak perangkat komputasi dan sistem secara bersamaan, dan mungkin tidak selalu bahkan menyadari bahwa mereka melakukannya.
Pada intinya, semua model dari komputasi mana-mana (juga disebut meresap komputasi) berbagi visi kecil, murah, perangkat pengolahan jaringan yang kuat, didistribusikan di semua skala sepanjang kehidupan sehari-hari dan biasanya berpaling pada tempat umum jelas berakhir. Sebagai contoh, sebuah lingkungan komputasi di mana-mana domestik bisa interkoneksi kontrol pencahayaan dan lingkungan dengan monitor biometrik pribadi ditenun menjadi pakaian sehingga kondisi pencahayaan dan pemanas di dalam ruangan bisa diatur, terus-menerus dan tak kentara. Skenario umum berpendapat lain lemari pendingin "sadar" mereka yang ditandai sesuai isi, mampu baik merencanakan berbagai menu dari makanan benar-benar di tangan, dan memperingatkan pengguna makanan basi atau rusak.
Komputasi di mana-mana menyajikan tantangan di ilmu komputer: dalam sistem desain dan rekayasa, dalam sistem pemodelan, dan desain antarmuka pengguna. Kontemporer interaksi manusia-komputer model, apakah baris-perintah, menu-driven, atau GUI-based, yang tidak sesuai dan tidak memadai untuk kasus di mana-mana. Ini menunjukkan bahwa "alam" paradigma interaksi yang sepenuhnya sesuai dengan mana-mana komputasi yang kuat belum muncul - walaupun ada juga pengakuan di lapangan bahwa dalam banyak hal kita sudah hidup di dunia ubicomp. Kontemporer meminjamkan beberapa perangkat yang mendukung ide terakhir ini termasuk ponsel, digital audio player, radio frequency identification tag, GPS, dan papan tulis interaktif.
Mark Weiser mengusulkan tiga bentuk dasar untuk sistem di mana-mana perangkat, lihat juga perangkat Smart: tab, bantalan dan papan.
•Tabs : dpt dipakai perangkat berukuran sentimeter
•Pads : genggam perangkat berukuran desimeter
•Boards : meter ukuran layar perangkat interaktif.
Bentuk ketiga yang diajukan oleh Weiser disifatkan dengan menjadi makro-ukuran, memiliki bentuk planar dan menggabungkan keluaran visual display. Jika kita santai masing-masing dari tiga karakteristik ini kita dapat memperluas rentang ini menjadi jauh lebih beragam dan berpotensi lebih bermanfaat Ubiquitous Computing berbagai perangkat. Oleh karena itu, tiga bentuk tambahan untuk sistem di mana-mana telah diajukan:
•Dust : miniaturised perangkat dapat tanpa menampilkan output visual, misalnya, Micro Electro-Mechanical Systems (MEMS), mulai dari nanometer melalui mikrometer untuk milimeter.
•Skin : fabrics kain berdasarkan memancarkan cahaya dan konduktif polimer, perangkat komputer organik, dapat dibentuk menjadi lebih fleksibel non-planar permukaan dan menampilkan produk-produk seperti pakaian dan gorden, melihat Perangkat MEMS juga dapat dicat ke berbagai permukaan, sehingga berbagai struktur dunia fisik dapat bertindak sebagai permukaan jaringan MEMS.
•Clay : ansambel dari MEMS dapat dibentuk menjadi sewenang-wenang bentuk tiga dimensi sebagai artefak yang menyerupai berbagai macam objek fisik (lihat juga Berwujud antarmuka).
E-learning
E-learning (atau pembelajaran elektronik atau eLearning) adalah istilah yang mencakup segala bentuk Technology-Enhanced Learning (TEL) atau sangat spesifik TEL jenis seperti online atau web-based learning.
Istilah e-learning ambigu kepada orang-orang di luar industri e-learning, dan bahkan di dalam disiplin ilmu yang beraneka ragam memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda.Misalnya, dalam perusahaan-perusahaan itu sering merujuk pada strategi yang menggunakan jaringan perusahaan untuk memberikan pelatihan kepada karyawan dan akhir-akhir ini di sebagian besar Perguruan Tinggi, e-learning digunakan untuk menentukan modus tertentu untuk mengikuti perkuliahan atau program studi dimana siswa jarang atau tidak pernah bertemu tatap muka, atau akses di kampus pendidikan fasilitas, karena mereka belajar secara online.
fasilitas, karena mereka belajar secara online.
E-Learning dapat memberikan manfaat bagi organisasi dan individu yang terlibat.
1.Kemudahan dan fleksibilitas kepada peserta didik: dalam banyak konteks, eLearning adalah diri sendiri mondar-mandir dan sesi pembelajaran yang tersedia 24x7. Peserta didik tidak terikat hari tertentu / waktu untuk menghadiri kelas-kelas secara fisik. Mereka juga dapat menghentikan sebentar sesi pembelajaran pada teknologi High convenience. mereka tidak perlu untuk semua kursus online. Dasar akses internet, audio, dan video persyaratan kemampuan yang umum. Tergantung pada teknologi yang digunakan, siswa dapat memulai kursus sambil bekerja dan menyelesaikan mereka di rumah pada komputer yang berbeda.
2.Untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan di abad ke-21, khususnya untuk memastikan bahwa peserta didik memiliki keterampilan keaksaraan digital yang dibutuhkan dalam disiplin, profesi atau karier Bates (2009 menyatakan bahwa argumen utama untuk e-learning adalah bahwa hal itu memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan keterampilan penting bagi pekerja berbasis pengetahuan dengan embedding penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam kurikulum. D
hal ini memang sangat baik bagi perkembangan teknologi. jika nantinya komputer akan ada dimana-mana dan semua orang bisa menggunakannya maka,manusia tak perlu lagi bersusah payah dalam mncari informasi ataupun kebutuhan lainnya dengan cepat.
seperti yang dapat kita lihat pada lingkungan sekitar kita, pada umunya masyarakat kurang mengenal apa itu teknologi.
salah satu faktor yang menyebabkan hal ini mungkin adalah faktor ekonomi. karena sebagian besar penduduk Indonesia bekerja sebagai petani.
perkembangan teknologi tentunya sangat penting untuk kita ikuti dan kita ketahui agar kita tak ketinggalan dengan negara-negara yang maju lainnya.
kita mungkin tidak akan pernah tahu dan bahkan mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita jika suatu hari nanti akan ada perkembangan teknologi yang luar biasa yang mampu mengubah ataupun mengambil alih kehidupan manusia.
tanpa kita sadari saat ini hal itu telah melekat pada diri kita.
contohnya saja mahasiswa yang menggunakan internet atau dikenal dengan sistem e-learning dalam perkuliahan merupakan salah satu awal atau langkah untuk mempersiapkan diri untuk Ubiquitous computing .
referensi buku :
Santrock, J.W. (2009). Psikologi Pendidikan (edisi 3). Jakarta: Salemba Humanika
Munir. (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: CV Alfabeta
referensi lain :
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Ubiquitous_computing&ei=w3aHS-WFHse8rAfW0bm5Cg&sa=X&oi=translate&ct=result&resnum=2&ved=0CBQQ7gEwAQ&prev=/search%3Fq%3Dubiquitous%2Bcomputing%26hl%3Did%26sa%3DG
nama : Christiana Saragih
Tgl penyelesaian : 26 Februari 2010
Hanya ada 3 hari di hidup ini ....
Yang pertama : Hari kemarin
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang Anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja....
Yang kedua : Hari esok
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba;biarkan saja...
Yang tersisa kini hanyalah : Hari ini
Pinti masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri Anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini
bila Anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini.Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi....
perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada Anda..
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita akan berganti...
jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik untuk hari ini...
Seperti yang kita ketahui saat ini kita tidak dapat lepas dengan yang namanya Facebook. Dari anak-anak sampai orang dewasa mengenal bahkan menggunakannya.
Disini saya akan mengulas sedikit tentang awal mula munculnya Facebook.
Facebook atau yang sering juga disingakt dengan Fb adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS).
Saya mengakui Facebook mampu menarik hati orang yang melihatnya. Bahkan ada orang rela melalaikan pekerjaannya karena keasyikan mengganti status di Fb. Saya pernah di mintai tolong oleh seorang anak siswi SMP yang ingin membuat foto profilnya, waktu itu kebetulan saya berada pada warnet yang sama. Anak itu bersama dengan saudara perempuannya yang masih SD . saya mencoba untuk membantu., awalnya saya pikir mereka ingin memindahkan foto mereka sendiri tapi ternyata mereka ingin memindahkan foto orang lain yang mereka cari di Google kedalam foto profil mereka. Saya benar-benar tidak menyangka mereka berani bahkan mampu memiliki pemikiran yang demikian. Hanya karena ingin orang lain menganggap mereka dewasa dan cantik mereka mau melakukan itu.
ada sebagian anak-anak yang sembunyi-sembunyi menggunakan Fb, mereka takut ketahuan orang tuanya karena akan di marahi kalau menggunakan Fb. Tapi mereka tidak ingin ketingglan dengan teman-teman mereka dan tidak ingin dianggap atau di cap sebagai orang yang ketinggalan jaman karena itulah mereka tetap membuka Fb walaupn dengan cara sembunyi-sembunyi.
Sebenarnya Fb tidak sepenuhnya berdampak buruk, sekarang tergantung pada penggunanya bagaimana cara mereka menggunakan dan memanfaatkan situs yang sangat menarik ini. Ada juga anak tetangga saya yang berbohong ingin mengerjakan tugas di warnet padahal ia mengerjakan tugas sambil membuka Fb. Saya merasa kasihan kasihan pada orangtua mereka karena mereka telah dibohongi oleh anak mereka sendiri padahal mereka mengira anak mereka sedang bersungguh-sungguh belajar tapi ternyata tidak. Sebenarnya orang tua harus menjadi fasilitator anak-anaknya sebab keluarga merupakan tempat peletakkan dasar-dasar kepribadian anak selanjutnya. Orang tua tidak perlu melarang anaknya membuka Fb karena bagaimanapun anak-anak memilki rasa keingintahuan yang tinggi, semakin dilarang mereka akan semakin giat melakukannya.
Banyak dari antara kita yang kecanduan Fb dan tak bisa terlepas darinya. Jika sehari saja tidak up date status rasanya seperti kehilangan seperuh jiwannya. Fb juga seringkali secara tidak langsung mampu membuat orang menjadi narsis. Yang dulunya orang tersebut tidak suka berfoto sekarang selalu ingin di foto dan cepat-cepat di masukkan ke dalam Fb agar di lihat orang lain dan di komentari.
Saya akui dulu awal-awal saya punya Fb saya merasa kecanduan, ada hasrat ingin selalu buka Fb kalau tidak dari computer dari handphone.
Saya rela jika pulsa saya habis yang penting saya bisa buka Fb dan meng-update status. Saya sering dimarahi mama saya karena gara-gara buka Fb saya jadi melalaikan tugas saya. Entah kenapa saya sangat senang membaca status orang dan mengomentarinya walaupun sebenarnya komentar-komentar itu adalah komentar yang tidak penting.
Sekarang saya tidak lagi demikian karena semakin lama saya merasa bosan apalagi kalau tidak ada teman yang mau di ajak untuk saling memberikan komentar.
Ada beberapa fasilitas menggunakan Fb, yang pertama fasilitis menulis status. Di kolom ini kita cukup menuliskan apa yang sedang kita kerjakan atau bahkan mengutip kata-kata mutiara. Dari sini, biasanya ada yang menanggapi. Maka dari status bisa berkembang menjadi diskusi sahut-sahutan yang hangat.
Fasilitas lain adalah facebook dapat meng-upload foto dengan mudah dari kamera tanpa me-resize atau mengurangi resolusi seperti di blog. Fasilitas ini sangat menolong saya karena saya suka malas mengupload foto kalau harus me-resizenya. Terus, foto ini juga bisa diberi nama, atau istilahnya di-tag sehingga ketika sosok dalam foto di-klik, keluarlah namanya.
Fasilitas lain yang menarik adalah facebook sangat efektif sebagai kartu undangan. Jika kita bermaksud mengadakan sebuah event, kita bisa mengundang teman yang masuk dalam komunitas kita dengan mudah, dan jika mereka berniat hadir atau tidak, konfirmasi dapat diperoleh dengan mudah berikut statistiknya.
Setiap updates dari teman-teman kita, baik berupa perubahan status, ada foto baru, ada notes baru, akan diberitahukan kepada kita lewat NOTIFICATIONS yang juga di-cc-kan ke email kita. Jadi, email kita bisa penuh jika banyak terjadi updates pada teman-teman kita.
Masih banyak lagi fasilitas-fasilitas menarik yang terdapat pada Fb yang dapat kita nikmati untuk menghilangkan rasa jenuh ataupun kebosanan kita. Fb merupakan salah satu bagian dari teknologi yang berkembang cepat dan akan terus berubah.
Teknologi informasi dan komunikasi memang akan terus berkembang dan tak akan berhenti, teknologi informasi dan komunikasi ini memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan. Kita tidak dapat lari ataupun manyangkal bahwa hidup kita selalu di bayangi perubahan yang tak akan pernah berhenti. Hidup kita dapat berhenti tetapi teknologi akan terus mengalami perubahan.
Jadi sudah seharusnya kita menggunakan Fb dengan baik dan tidak menjadi pecandu Fb.
Referensi buku:
Santrock, J.W. (2009). Psikologi Pendidikan (edisi 3). Jakarta: Salemba Humanika
Munir. (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: CV Alfabeta
Mutiarsih, TH.Enik,dkk. (2007). Memahami Psikologi Remaja.Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama
Referensi lainnya:
http://heryazwan.wordpress.com/2008/11/26/kecanduan-facebook/
http://omarinu.blogspot.com/2009/03/sejarah-facebook.html
Bagaimana pandangan dan penilaian kelompok Anda sehubungan dengan kewajiban setiap mahasiswa yang mengikuti mata kuliah psikologi pendidikan 3sks ta. 2009/2010 harus memiliki email dan blog ditinjau dari uraian psikologi pendidikan dan fenomena pendidikan di Indonesia, di Medan khususnya.
Bagi kami kewajiban membuat blog dalam mata kuliah pendidikan ini sangat menarik dan memberikan kita pengetahuan yang baru sehingga kita tidak ketinggalan tentang kemajuan teknologi yang terus berkembang sangat cepat dan pesat. Secara tidak langsung kita diajar dan dididik untuk dapat mengaplikasikan apa yang ada dalam diri kita, bakat-bakat yang ada dalam diri kita. Misalnya jika kita punya bakat dalam membuat puisi atau tulisan-tulisan, mendesain, atau yang lain-lain, kita dapat mempostingkannya di blog kita masing-masing, sehingga semua orang bisa membaca dan memberikan komentar di blog kita. Dengan begitu kita dapat menilai sejauh mana kemampuan kita dipandang oleh orang lain. Kita juga diajarkan untuk berbagi informasi dan bersosialisasi secara tidak langsung dengan berbagai masyarakat di dunia. Dengan adanya e-mail dan blog kita juga dapat membuat proses pengajaran lebih efektif, tidak perlu harus bertatap muka secara lansung antara dosen dan mahasiswa. Selain itu kita juga dapat mengefektifan waktu karena dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja sesuai dengan keinginan masing-masing. Nah, kita sudah tahu betapa banyaknya manfaat dari e-mail dan blog ini, tetapi sampai saat ini penggunaan nya belum diterapkan dalam dunia pendidikan, khususnya di kota Medan ini. Oleh sebab itu sebaiknya penggunaanya dalam dunia pendidikan agar lebih dikembangkan dan ditingkatkan demi tercapainya kemajuan pendidikan di Indonesia.
Terima kasih...!!!!
Nama-nama Kelompok :
Katriin Elisabeth (09-054)
Susi Bancin (09-086)
Lia Susanti (09-088)
Rani Dian Sari (09-096)
Christiana Saragih (09-098)
6 komentar